Hukum Maluku 

Berikan Suasana Positif, Lapas Saparua Lakukan Pengecatan Pagar Pembatas Blok Hunian

Saparua, indonesiatimur.co – Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua melaksanakan kegiatan pengecatan pagar pembatas blok hunian warga binaan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kerapian, keindahan, serta kenyamanan lingkungan Lapas agar tetap layak dihuni dan mencerminkan suasana yang lebih tertib. Pengecatan berlangsung pada Selasa (09/09/2025).

Pengecatan pagar dilakukan setelah sebelumnya dilaksanakan beberapa pekerjaan pengelasan pada bagian pagar yang mengalami kerusakan dan berkarat pada bulan lalu. Dengan tahapan ini, kondisi pagar kini menjadi lebih kokoh dan aman, serta ditunjang dengan pengecatan yang memberikan tampilan lebih rapi. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pekerja lepas bersama satu orang warga binaan yang ditunjuk untuk membantu.

Keterlibatan warga binaan dalam kegiatan ini memberikan pengalaman positif sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam merawat lingkungan hunian mereka sendiri. Selain itu, upaya ini juga membangun nilai kebersamaan antara petugas, pekerja lepas, dan warga binaan dalam menciptakan suasana Lapas yang tertib.
Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menuturkan bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana di lingkungan Lapas harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Perawatan fasilitas, termasuk pengecatan pagar pembatas blok hunian, menjadi prioritas agar tercipta suasana yang lebih tertib, bersih, dan nyaman, baik bagi petugas maupun warga binaan. Kami ingin memastikan bahwa lingkungan Lapas ini dapat mendukung proses pembinaan yang sedang dijalankan,” ujarnya.

Selain memberikan nuansa yang lebih segar, pengecatan pagar juga memiliki fungsi penting untuk memperkuat kesan disiplin dan keteraturan. Dengan Pagar pembatas yang rapi dan bersih, citra Lapas sebagai tempat pembinaan dapat lebih terjaga. Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta menciptakan kondisi pembinaan yang lebih manusiawi.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut mengapresiasi langkah tersebut.
“Upaya sederhana seperti pengecatan pagar blok hunian menunjukkan komitmen jajaran Lapas untuk menjaga kerapian dan estetika lingkungan. Hal ini selaras dengan arahan Ditjenpas dalam meningkatkan kualitas layanan serta menciptakan lingkungan pembinaan yang manusiawi,” ungkapnya.

Dengan adanya tahapan pemeliharaan ini, mulai dari perbaikan melalui pengelasan hingga pengecatan, diharapkan kondisi Lapas Saparua semakin tertata rapi dan memberikan suasana positif bagi seluruh penghuni maupun petugas. (it-02)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.